AC - Si Penyejuk Udara

 

AC
AC (air conditioning) - Source: Liputan6.com

Seperti banyak pencipta hebat lain, orang-orang yang bertanggung jawab atas terciptanya AC (mesin penyejuk udara) tidak bermaksud mengubah dunia. Sebaliknya, mereka adalah inovator yang menyelesaikan masalah yang mereka lihat di sekitar.


Dalam hal ini, ketika hanya mencoba mendinginkan pasien malaria di rumah sakit abad ke- 19 di Apalachiola, Florida, Dr. John Gorrie merancang sebuah sistem yang meniupkan udara di mangkuk es yang dipasang di langit-langit. Sistem ini menurunkan suhu udara dan membuat pasiennya merasa lebih nyaman. Kemudian, ia menciptakan mesin yang menekan gas, mendorongnya melalui kumparan yang terpancar, kemudian mendinginkannya dengan mengembangkannya. Alat ini dipatenkan pada 1851 dan menjadi awal dari sistem pendingin masa kini.

Orang yang memperbaiki AC sampai saat ini menjadi praktis adalah Willis Carrier. Ia dianggap Sebagai Bapak AC yang sebenarnya.

Ciptaan Carrier juga berawal dari sebuah masalah. Ia menikmati tantangan memecahkan masalah. Sebagai pengagum Henry Ford dan Thomas Alva Edison, ia juga memiliki sentimen yang umum pada zamannya: dengan keyakinan pasti dan kerja keras, apa pun mungkin terjadi.

Carrier adalah orang yang giat dan disiplin. Keponakannya mengenang salah satu saat terakhir ia melihat pamannya ketika beristirahat di kursi taman di halaman rumahnya yang luas dengan dua anjingnya di kaki. “Ia duduk dengan buku catatan dan penggaris gesernya,” katanya. “Saya bertanya ‘Apa yang sedang paman lakukan di luar sini?’ Ia mendongak dan berkata, dengan sangat serius, ‘Mencoba mencari tahu ukuran tetesan air.”

Tampaknya, Carrier selalu mencoba mencari tahu sesuatu. Ketika jawaban tidak muncul dengan mudah, ia terus mencobanya. Keponakannya, yang tinggal bersamanya ketika itu, mengingat ketekunannya. “Pada salah satu kencan pertama dengan pria yang kemudian menjadi suami saya, kami pulang agak larut,” ingatnya. “Ketika mobil kami memasuki halaman, lampu di dalam rumah masih menyala dan saya ingat berkata, ‘Aduh, Paman Willis pasti masih bangun. Sebaiknya kita masuk dan menghadapi omelannya.’”Ketika ia dan pacarnya mendekati Carrier, ia sedang bekerja dengan buku catatan dan penggaris geser. Ia mendongak, sibuk berpikir, dan berkata, “Oh, pulang cepat, ya?”

“Ia bertanya pada kami pukul berapa saat itu,” ujarnya. “ Saya rasa saya menjawab pukul dua tetapi saat itu sesungguhnya pukul tiga. Namun, ia tidak tahu pukul berapa saat itu. Kami meninggalkannya di posisi yang sama, bekerja, mencari tahu, dan mencoret-coret, pada pukul sembilan malam sebelumnya. Ia berkata, ‘Aduh, sudah lewat waktu tidur saya. Selamat malam.’”

Setahun setelah lulus dari Harvard University, Carrier mengoperasikan mesin cetak berwarna di Buffalo Forge Company. Ia menemukan bahwa suhu hangat di pabrik memengaruhi ukuran akhir foto berwarna karena fluktuasi dalam panas dan kelembaban menyebabkan kertas cetak sedikit berubah, cukup untuk membuat cetakan warna menjadi tidak sejajar.

Carrier menyadari bahwa ia memerlukan lingkungan dengan suhu stabil, dan akhirnya ia berhasil menciptakannya. Sistemnya mendinginkan dan mengeringkan udara di bagian dalam pabrik dengan meniupkan udara itu di atas dua set kumparan, yang satu didinginkan oleh air sumur (air dingin) dan yang lain oleh kompresor pendingin amonia. Sistem ini berhasil dan bisa diandalkan untuk mempertahankan suhu dingin dan kelembapan dalam jumlah tepat.

Ciptaannya peretama kali dipasang pada 1902 di Sackett Wilhelms Lithographing  and Publishing Company di Brooklyn. Menurut Carrier, mesin itu adalah mesin pertama yang melakukan empat fungsi pengondisian udara: membersihkan udara, mendinginkannya, mengedarkannya, dan mengendalikan kelembapan. Carrier menerima paten atas “Alat untuk Menangani Udara”pada 1906, tahun yang sama ketika Stuart Cramer, seorang insinyur dari Carolina Utara, menelurkan istilah “air conditioning (AC)”.

Apparatus For Treating Air
Gambar Paten, 1906, oleh Willis H Carrier. U.S. Patent Office


Pada 1915, Carrier dan enam temannya mendirikan Carrier Engineering Company. Ia terus memperhalus dan mengembangkan AC dan awal tahun 1930-an, AC dipasang di berbagai gedung komersial.

Meskipun demikian, ironisnya Carrier sendiri tidak percaya bahwa rumah di luar Syracuse, New York, memerlukan AC. Rumahnya yang diplester semen dan batu merupakan tempat besar yang indah yang dikelilingi dan dinaungi oleh pohon-pohon besar yang menyediakan pendingin alami.

Belum ada Komentar untuk "AC - Si Penyejuk Udara"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel