Trypanosomiasis Afrika (Penyakit Tidur Afrika)

 Apa itu trypanosomiasis Afrika?

Penyakit trypanosomiasis Afrika, juga disebut penyakit tidur, disebabkan oleh parasit. Orang bisa tertular parasit ini ketika lalat Tsetse yang terinfeksi menggigit mereka



Gejala berupa kelelahan, demam tinggi, sakit kepala, dan nyeri otot. Jika penyakitnya tidak diobati, bisa menyebabkan kematian.

lalat tsetse
Lalat Tsese/Theconversation.com

Siapa yang berisiko?

Lalat tsetse ditemukan di sub-Sahara Afrika. Wisatawan yang menghabiskan banyak waktu di luar ruangan atau mengunjungi taman permainan di area ini dapat digigit lalat tsetse dan terinfeksi. 

Apa yang dapat dilakukan pelancong untuk mencegah trypanosomiasis Afrika?

Tidak ada vaksin atau obat yang mencegah trypanosomiasis Afrika. Wisatawan dapat melindungi diri dengan mencegah gigitan lalat tsetse.

Cegah gigitan lalat tsetse dengan melakukan langkah-langkah berikut:

  •      Tutupi kulit yang terbuka dengan memakai kemeja lengan panjang, celana panjang, dan topi.

  •          Kain pakaian setidaknya harus berbobot sedang karena lalat tsetse dapat menggigit kain tipis.

  •          Kenakan pakaian berwarna netral. Lalat tsetse tertarik pada warna cerah, warna sangat gelap, kain metalik, terutama warna biru dan hitam.

  •      Hindari semak-semak di siang hari; lalat bertumpu di semak-semak dan akan menggigit jika diganggu.

  •      Periksa kendaraan dari lalat tsetse sebelum masuk. Lalat tertarik pada gerakan dan debu dari kendaraan yang bergerak.

     Walaupun, hanya ada sedikit bukti bahwa obat nyamuk bekerja melawan lalat tsetse, Anda tetap harus menggunakan obat nyamuk bakar karena dapat mencegah penyakit lain yang ditularkan melalui gigitan serangga.


Cipip This mg self

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel